Monthly Archives: March 2017

C E R I A

Standard

Ceria.Satu kata berjuta arti.

Satu kata tak semudah kelihatannya.

Semua terlihat ceria.

Senyum selalu tersungging dengan baik.

Tawa selalu terdengar mewarnai ruang.

Langkah gontai lantas tegap ketika ceria datang.

Ya, ceria yang bisa menjadi bentuk bahagia lain namun bisa juga menjadi benteng dari kerapuhan yang ada.

Bersahabat dengan ceria mudah namun tak ada yang mudah bersahabat dengan keperihan yang terlanjur membekas.

Rasanya, mencoba menghapus jejaknya pun susah, sekalipun senyum tawa selalu ada.

Bertanya terlampau sering namun jawaban tak kunjung datang.

Sakitkah? Perihkah? Atau mati?

Mati adalah jawaban untuknya.

Lantas, bagaimana dengan ceria?

Biarkan ceria meninggalkan jejak yang Indah hingga akhir hayat tanpa harus ternoda dengan kerapuhan terlebih lagi keperihan.

Tiga Hati, Satu Cinta

Standard

Tiga hati satu cinta.Lucu memang, namun nyatanya kisahpun tak terelakkan.

Lelaki itu telah memilih wanitanya.

Lelaki itu pula yang telah memilih pelipur laranya.

Ya, pelipur lara dari wanitanya.

Lelaki yang menyadari bahwa sang wanita tak akan pernah bersatu dengan sang pelipur lara.

Lelaki yang menyadari bahwa sang pelipur lara tak pernah tahu kebenaran adanya sang wanita.

Lantas, ego mana yang kau tinggikan?

Jawaban akan semua asa telah ada namun kau abaikan.

Haruskah kau berbahagia sementara dua hati kau permainkan?

Dimana nuranimu yang kau banggakan?

Dimana rasa cinta yang kau utarakan juga kau janjikan?

Lelakiku, bunga mana lagi yang ingin kau korbankan?